Kanal Slack
Siapkan token Slack dan izin yang diperlukan agar Hermes Agent dapat terhubung ke workspace.
Slack memakai Bot Token dan App Token untuk menghubungkan Hermes Agent ke channel tim, pesan langsung, dan notifikasi tugas otomatis.
Yang dibahas di halaman ini
-
Membuat aplikasi Slack serta mengonfigurasi Socket Mode, izin, dan event
-
Mengikat Slack Bot Token dan App Token di LightVela
-
Mengobrol dengan Hermes Agent melalui channel Slack dan pesan langsung
Langkah-langkah
1. Buka pengaturan kanal Slack di LightVela
Masuk ke situs internasional LightVela, buka My Hermes â Channel, temukan kartu Slack, lalu klik + Connect. Anda akan kembali ke halaman ini dengan dua kredensial:
- Slack Bot Token: dimulai dengan
xoxb-. - Slack App Token: dimulai dengan
xapp-.
2. Buat aplikasi Slack
- Buka Slack API Apps lalu masuk.
- Klik Create New App.

- Pilih From scratch.

- Masukkan nama aplikasi seperti
Hermes Agent. - Pilih workspace tempat Hermes Agent akan berjalan, lalu klik Create App.

Jika workspace tersebut tidak muncul, pastikan akun Slack saat ini memang termasuk di dalamnya dan dapat membuat aplikasi.
3. Buat App Token
App Token membangun koneksi WebSocket Socket Mode. Token ini wajib menyertakan scope connections:write.
- Di sidebar app Slack, buka Settings â Basic Information.

- Gulir sampai App-Level Tokens lalu klik Generate Token and Scopes.

- Masukkan nama token yang mudah dikenali, misalnya
HermesSocket. - Klik Add Scope.

- Cari lalu pilih
connections:write.

- Pastikan scope tersebut sudah tercantum, lalu klik Generate.

- Salin token
xapp-...yang dihasilkan lalu simpan dengan aman. Klik Done setelah menyalinnya.

Jangan menempelkan App Token ke kolom Bot Token. Client Secret atau Signing Secret bukan pengganti token ini.
4. Konfigurasikan Socket Mode, izin, dan event
4.1 Aktifkan Socket Mode
- Buka Settings â Socket Mode.
- Aktifkan Enable Socket Mode.

Socket Mode mengirim event Slack ke Hermes Agent melalui WebSocket. Penyiapan ini tidak memerlukan Request URL pada Event Subscriptions maupun OAuth Redirect URL.
4.2 Tambahkan Bot Token Scopes
- Buka Features â OAuth & Permissions.
- Gulir sampai Scopes â Bot Token Scopes.
- Klik Add an OAuth Scope.

Tambahkan scope sesuai mode interaksi yang Anda butuhkan:
| Scope | Dibutuhkan untuk | Tujuan |
|---|---|---|
app_mentions:read | Pemakaian di channel | Menerima pesan yang menyebut bot |
channels:read | Channel publik | Membaca informasi dasar channel publik |
channels:history | Channel publik | Membaca pesan di channel publik yang sudah diikuti bot |
chat:write | Semua balasan | Mengirim pesan sebagai bot |
im:read | Pesan langsung | Membaca informasi percakapan pesan langsung |
im:history | Pesan langsung | Membaca pesan langsung yang dikirim ke bot |
im:write | Pesan langsung | Membuka atau mengelola percakapan pesan langsung |
groups:read | Channel privat (opsional) | Membaca informasi channel privat |
groups:history | Channel privat (opsional) | Membaca pesan di channel privat yang sudah diikuti bot |

Tambahkan dua scope groups:* hanya ketika akses channel privat memang diperlukan. Aplikasi tersebut tetap harus diundang ke setiap channel tujuan.
4.3 Aktifkan pesan langsung di App Home
Jika pengguna perlu dapat mengirim pesan langsung ke Hermes Agent:
- Buka Features â App Home.
- Gulir sampai Show Tabs.
- Aktifkan Messages Tab.
- Aktifkan opsi yang mengizinkan pengguna mengirim pesan dari tab Messages.
Jika Anda hanya memakai mention di channel, Anda dapat melewati bagian ini serta mengabaikan scope im:* dan event message.im.
4.4 Berlangganan bot events
- Buka Features â Event Subscriptions.
- Aktifkan Enable Events.
- Di bawah Subscribe to bot events, klik Add Bot User Event.
- Tambahkan
app_mentionuntuk mention di channel. - Tambahkan
message.imjika pesan langsung diaktifkan. - Klik Save Changes.

Jika Anda mengubah scope atau event setelah pemasangan, kembali ke OAuth & Permissions lalu klik Reinstall to Workspace. Izin baru belum berlaku sampai aplikasi tersebut dipasang ulang.
5. Pasang aplikasi lalu salin Bot Token
- Kembali ke Features â OAuth & Permissions.
- Klik Install to Workspace. Jika aplikasi sudah terpasang, klik Reinstall to Workspace.

- Tinjau izin yang diminta lalu klik Allow.

- Setelah Slack kembali ke OAuth & Permissions, temukan OAuth Tokens for Your Workspace.
- Salin Bot User OAuth Token yang dimulai dengan
xoxb-.

Jangan memakai Signing Secret, Client Secret, Verification Token, atau User OAuth Token xoxp-.... LightVela membutuhkan satu App Token xapp-... dan satu Bot Token xoxb-....
6. Ikat Slack di LightVela
- Kembali ke My Hermes â Channel â Slack.
- Tempel token
xoxb-...ke Slack Bot Token. - Tempel token
xapp-...ke Slack App Token. - Pastikan kedua token berada di kolom yang benar, lalu kirim koneksinya.
- Tunggu sampai kartu Slack tampil sebagai terhubung.
7. Uji Hermes Agent di Slack
7.1 Uji mention di channel
- Buka channel Slack tempat Anda ingin memakai Hermes Agent.
- Undang aplikasi tersebut:
/invite @Hermes Agent- Kirim pesan yang menyebut bot tersebut:
@Hermes Agent Rangkum poin-poin penting yang dibahas di channel ini hari ini.Bot hanya menerima pesan channel setelah ia bergabung ke channel tersebut.
7.2 Uji pesan langsung
- Buka aplikasi baru tersebut dari bagian Apps di Slack.
- Pilih tab Messages.
- Kirim pesan singkat seperti
Hello.

Kondisi berhasil
Penyiapan selesai ketika semua pemeriksaan yang relevan lulus:
- Kartu Slack di LightVela tampil sebagai terhubung.
- Aplikasi Slack sudah terpasang di workspace tujuan.
- Hermes Agent membalas mention di channel yang sudah diikuti aplikasi tersebut.
- Ketika App Home dan izin IM diaktifkan, Hermes Agent membalas pesan langsung.
Jenis pesan yang didukung
Setelah Slack terhubung, kanal ini mendukung skenario pesan berikut:
| Jenis pesan Slack | Didukung |
|---|---|
| Menerima mention teks di channel | â Didukung |
| Menerima teks pesan langsung di App Home | â Didukung |
| Membalas dengan teks di channel dan pesan langsung | â Didukung |
| Mengirim pesan proaktif, seperti notifikasi tugas otomatis | â Didukung |
FAQ
| Masalah | Kemungkinan penyebab | Penyelesaian |
|---|---|---|
| App Token ditolak | Jenis token salah atau connections:write belum ada | Buat token xapp-... baru di Basic Information â App-Level Tokens |
| Bot Token ditolak | User OAuth Token atau kredensial lain yang tersalin | Salin Bot User OAuth Token xoxb-... dari OAuth & Permissions |
| Event Subscriptions meminta Request URL | Socket Mode dinonaktifkan | Aktifkan Settings â Socket Mode, lalu kembali ke Event Subscriptions |
| Mention di channel tidak diterima | Aplikasi belum ada di channel, scope belum lengkap, atau app_mention belum ada | Undang aplikasi tersebut, tambahkan scope channel dan app_mention, lalu pasang ulang aplikasinya |
| Pesan langsung tidak diterima | Messages Tab dinonaktifkan, scope IM belum ada, atau message.im belum ada | Aktifkan Messages Tab, tambahkan im:* dan message.im, lalu pasang ulang aplikasinya |
| Izin baru tidak berfungsi | Aplikasi belum dipasang ulang setelah perubahan | Klik Reinstall to Workspace di OAuth & Permissions |
| Kanal terhubung tetapi tidak ada balasan | Model tidak tersedia, kredit tidak cukup, atau ada masalah status Agent | Periksa Konfigurasi Model, status instans, dan kredit yang tersedia |
Langkah berikutnya
-
Kanal Telegram â Percakapan pribadi dan notifikasi grup
-
Kanal WhatsApp â Komunikasi pengguna internasional dan layanan pelanggan
-
Kanal Discord â Operasional komunitas dan komunitas developer
-
Otomasi â Kirim pengingat terjadwal dan hasil tugas ke Slack
-
Konfigurasi Skill â Perluas kemampuan Hermes Agent